SMS Content Kok Makin Marak ya????


Pernah memperhatikan dan mengamati berapa banyak iklan SMS Content di tv akhir-akhir ini??? Saya pribadi merasa kok sepertinya semakin marak saja ya iklan SMS Content ini. Mulai dari ramalan, cinta, uang, tips-tips artis, sms dari artis, dll yang menurut saya sangat tidak penting untuk diikuti. Mari kita membuat perhitungan kasarnya, jika setiap hari kita mendapat kiriman dari penyedia layanan SMS Content ini sebanyak 5 kali dan setiap kali sms kita harus membayar Rp. 2.000, maka pulsa kita seharinya berkurang sebesar Rp. 10.000. Kalau 1 Minggu??? 1 Bulan???? Silakan membuat perhitungan sendiri.

Mengapa akhir-akhir ini makin marak layanan SMS Content?? Kalau di logika SMS Content semakin marak berarti pangsa pasarnya tidak sedikit, artinya banyak dari orang Indonesia yang berlangganan SMS Content ini. Satu hal pertanyaan yang ingin saya ajukan buat orang yang berlangganan SMS Content ini, apa sih yang Anda dapatkan dengan berlangganan SMS Content ini?? Semisal kita bahas yang ramalan dari peramal tertentu, kemudian kita diminta mengirimkan nama, tgl lahir, bla..bla..bla, kemudian kita setiap hari mendapat sms ramalan kita hari ini. Pertanyaan, apakah sang peramal mempunyai banyak waktu sehingga dia meramalkan satu-persatu pelanggannya?? Kalau pelanggannya ada 1000 pelanggan bagaimana?? Kenyataan yang ada adalah, sang peramal meramalkan hanya satu kali untuk tanggal tertentu kemudian ramalan tersebut disimpan di server penyedia kemudian dikirimkan sesuai tanggal untuk pelanggan-pelangganya. Lagi, sms artis, apa mungkin si artis ini mempunyai waktu luang yang banyak sehingga bisa membalas sekian banyak sms ke pelanggan layanan ini, kapan syuting nya?? Itu pandangan saya. Silahkan dengan pandangan Anda pribadi untuk menanggapinya. Jadilah bijaksana dalam memanfaatkan kemajuan teknologi..:)

3 thoughts on “SMS Content Kok Makin Marak ya????

  1. Leo Sendra

    Betul sekali bung..

    Yang saya kaget kan… Ada sms content (SC) yang sasarannya anak-anak. SC tersebut menawarkan pengetahuan-pengetahuan dasar. Nah, bayangkan saja bagaimana jika si anak ikut SC tersebut. Bisa-bisa jebol juga tagihan ortunya.

    Reply
  2. Daniel Susanto Post author

    MUNGKIN disinilah yang membedakan antara orang yang punya pandangan/ orientasi hidup yang jelas dengan orang yang disoriented atau bingung dengan arah hidupnya, sehingga membutuhkan tuntunan dari hal-hal yang demikian.

    Dan lagi iklan-iklan yang ada sangat tidak mendidik, dimana Komisi Penyiaran Indonesia(KPI)??? dimana Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia???? dan semua Departmen pemerintahan yang terkait dengan hal ini supaya dapat menertibkan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s