Aktivasi USB di VirtualBox Ubuntu 8.04
July 8th, 2009 § 2 Comments
Beberapa waktu lalu saya iseng-iseng melakukan instalasi VirtualBox di Ubuntu 8.04 di laptop saya. Awalnya hanya untuk coba-coba saja, hanya untuk melakukan ujicoba Ubuntu 9.04 apakah bisa jalan atau tidak. Ternyata bisa jalan di laptop saya, menambah semakin besar kemungkinan untuk upgrade ke 9.04 setelah via mengeluarkan dukungan driver untuk kartu grafiknya
Selesai ujicoba Ubuntu 9.04, saya kemudian bingung, mau digunakan buat apa lagi VirtualBox nya. Akhirnya iseng-iseng lagi instal Windows XP SP2 di VirtualBox, bla..bla..bla, akhirnya berhasil memasang WinXP di VirtualBox. Tidak disangka ternyata ada gunanya juga pasang WinXP, persyaratan untuk Yudisium ternyata berkas-berkas skripsi harus dalam format .doc atau .docx
akhirnya saya melakukan konversi dari .odt yang sudah jadi ke .doc
butuh MsOffice untuk melakukan edit filenya, karena pasti formatnya berubah dan kacau.. akhirnya saya manfaatkan WinXP tersebut untuk melakukan edit file skripsi saya
Ternyata USB tidak secara langsung terdeteksi, googling sebentar akhirnya dapat tutorial dari help.ubuntu. Silahkan baca artikel selengkapnya. Secara singkat yang harus dilakukan adalah(di Ubuntu 8.04):
- Edit file /etc/init.d/mountdevsubfs.sh
Ubah di bagian Magic to make /proc/bus/usb work dengan menghilangkan tanda comment(#) menjadi:
# # Magic to make /proc/bus/usb work # mkdir -p /dev/bus/usb/.usbfs domount usbfs "" /dev/bus/usb/.usbfs -obusmode=0700,devmode=0600, listmode=0644 ln -s .usbfs/devices /dev/bus/usb/devices mount --rbind /dev/bus/usb /proc/bus/usb
- Ubah file /etc/udev/rules.d/40-basic-permissions.rules
Ubah di bagian # USB devices (usbfs replacement) dengan menambahkan GROUP=”vboxusers” di kedua bagiannya menjadi:
SUBSYSTEM=="usb", ENV{DEVTYPE}=="usb_device", MODE="0664", GROUP="vboxusers" SUBSYSTEM=="usb_device", MODE="0664", GROUP="vboxusers" - Kemudian restart servis udev
$ sudo /etc/init.d/udev restart
- Untuk dapat menjalankan VirtualBox pastikan user anda adalah anggota dari group vboxusers
- Logout session kemudian login kembali.
Proses instalasi selesai, sekarang nyalakan VirtualBox dan jalankan salah satu Sistem Operasi yang ada. Hubungkan USB dengan komputer/laptop kemudian di bagian kanan bawah dari VirtualBox klik kanan di icon USB, terdapat beberapa pilihan USB yang akan diaktifkan. Pilih USB yang akan diaktifkan. Selamat mencoba
Konfigurasi Resolusi Layar di xorg.conf
June 14th, 2009 § 5 Comments
Seringkali yang menjadi masalah saat kita menginstal linux adalah dukungan hardware(HW) komputer atau laptop yang tidak kompatibel dengan distro linux tertentu. Dan dari sekian banyak masalah HW, yang paling utama adalah kartu grafik. Kebanyakan linux menggunakan resolusi default yang banyak digunakan dalam komputer PC yaitu 1024×768 (layar 14′). Nah, masalah timbul biasanya pada layar laptop atau LCD yang berdimensi lain, terutama yang widescreen.
Mengganti resolusi layar default bisa dilakukan dengan mengubah di (untuk GNOME) System > Preferences > Screen Resolution. Namun jika dalam kasus tertentu tidak terdapat opsi resolusi yang kita sesuai dengan resolusi layar kita, maka mau tidak mau kita harus bermain di xorg.conf yang berada di /etc/X11/xorg.conf. Hanya sekedar catatan bahwa dalam mengubah xorg.conf, Anda harus tahu bagian mana yang harus Anda ubah, sehingga kerja HW juga tidak bermasalah.
Bagian yang berperan dalam mengatur resolusi layar ada di bagian Section “Monitor” dan Section “Screen”. Bagian tersebut yang akan kita bahas kali ini.(xorg.conf di Ubuntu 8.04, Gnome 2.22.1)
- Section “Monitor”
Bagian ini berisi ModeLine dari resolusi layar yang digunakan. misalkan 1024×768, 1280×720, dll. Nilai-nilai dalam ModeLine dapat kita dapatkan dengan menggunakan perintah gft di terminal.
Contoh:
$ gtf 1280 800 60
Hasilnya:
# 1280x800 @ 60.00 Hz (GTF) hsync: 49.68 kHz; pclk: 83.46 MHz Modeline "1280x800_60.00" 83.46 1280 1344 1480 1680 800 801 804 828 -HSync +Vsync
Parameter yang digunakan dalam gft adalah resolusi horizontal, resolusi vertikal, dan refresh rate.
Hasil dari gtf ini kemudian copy paste di section “Monitor” di xorg.conf - Section “Screen”
Bagian ini berisi default resolusi yang ingin kita gunakan.
Sebagai contoh berikut adalah section “Monitor” dan Section “Screen” milik saya, dengan resolusi 1280×800.
Section "Monitor" Identifier "Monitor" ModeLine "1024x512" 41.3 1024 1056 1160 1296 512 513 516 531 ModeLine "1088x612" 52.95 1088 1128 1240 1392 612 613 616 634 -HSync +Vsync ModeLine "1152x720" 67.32 1152 1208 1328 1504 720 721 724 746 -HSync +Vsync ModeLine "1200x720" 70.18 1200 1256 1384 1568 720 721 724 746 -HSync +Vsync ModeLine "1280x600" 61.50 1280 1336 1464 1648 600 601 604 622 -HSync +Vsync ModeLine "1280x720" 74.6 1280 1341 1474 1688 720 721 724 746 ModeLine "1280x768" 80.1 1280 1344 1480 1680 768 769 772 795 ModeLine "1360x768" 85.50 1360 1392 1712 1744 768 783 791 807 +HSync +Vsync ModeLine "1366x768" 85.86 1366 1440 1584 1800 768 769 772 795 -HSync +Vsync ModeLine "1440x900" 106.47 1440 1520 1672 1904 900 901 904 932 -HSync +Vsync ModeLine "1440x1050" 126.2 1440 1536 1688 1936 1050 1051 1054 1087 ModeLine "1600x900" 119.00 1600 1696 1864 2128 900 901 904 932 -HSync +Vsync ModeLine "1600x1024" 136.36 1600 1704 1872 2144 1024 1025 1028 1060 -HSync +Vsync ModeLine "1792x1344" 202.97 1792 1920 2112 2432 1344 1345 1348 1391 -HSync +Vsync ModeLine "1856x1392" 218.57 1856 1992 2192 2528 1392 1393 1396 1441 -HSync +Vsync ModeLine "1920x1080" 172.9 1920 2043 2249 2578 1080 1081 1084 1118 ModeLine "2048x1536" 266.95 2048 2200 2424 2800 1536 1537 1540 1589 -HSync +Vsync ModeLine "720x480" 34.9 720 752 824 928 480 481 484 502 ModeLine "720x576" 42.6 720 760 832 944 576 577 580 602 ModeLine "848x480" 41.0 848 880 968 1088 480 481 484 502 ModeLine "856x480" 41.3 856 888 976 1096 480 481 484 502 ModeLine "1024x512" 53.3 1024 1072 1176 1328 512 513 516 535 ModeLine "1280x768" 103.0 1280 1360 1496 1712 768 769 772 802 ModeLine "1440x1050" 160.0 1440 1536 1696 1952 1050 1051 1054 1096 ModeLine "1280x768" 118.5 1280 1368 1504 1728 768 769 772 807 ModeLine "1440x1050" 184.5 1440 1544 1704 1968 1050 1051 1054 1103 EndSection Section "Screen" Monitor "Monitor" SubSection "Display" Modes "1280x800" Virtual 1280 800 Depth 24 EndSubSection Identifier "Default Screen" Device "Configured Video Device" EndSection
Selamat mencoba. mohon dikoreksi jika informasi kurang tepat
*catatan. untuk mencapai resolusi tertentu, atau yang lebih tinggi dari 1024×768, harus dipastikan bahwa driver untuk kartu grafik sudah tersedia, jika tidak mungkin saja tidak bisa melebihi resolusi tersebut, atau layar menjadi blank hitam.
Via Chrome9 HC IGP di Ubuntu 8.04
April 18th, 2009 § 4 Comments
Setelah sudah memantapkan hati untuk menggunakan Ubuntu 8.04, saya kemaren baru-baru ini iseng-iseng googling mencari driver untuk vga Via Chrome9 HC IGP yang dari dulu saya cari-cari tidak pernah cocok. Kemarin saya mendapatkan link di viaarena.com yang menyediakan driver untuk vga saya. Cukup lengkap driver yang disediakan diantaranya untuk Fedora, Debian, Ubuntu dll.
Instalasi drivernya pun sangat mudah, hanya mengeksekusi satu file saja dan untuk mengaktifkan efek 3D nya cukup mengedit file compiz di /usr/lib/compiz. Tutorial instalasi dan keterangan lain juga diberikan di file README nya. Link download di sini.
Di Laptop saya, driver ini berjalan dengan baik dan efek 3D nya juga bisa dijalankan dengan baik, hanya pada instalasi default nya resolusi layar yang diberikan adalah standar 1024×768 sehingga perlu sedikit melakukan edit di file /etc/X11/xorg.conf nya untuk menjadikan resolusi 1280×800 (widescreen 14″).
Semoga membantu rekan-rekan yang memiliki vga dari Via sama seperti saya.
Sierra Wireless 881 di Slackware 12.2
February 2nd, 2009 § 12 Comments
Beberapa saat lalu setelah release Slackware 12.2 saya pun langsung migrasi ke versi 12.2 ini dari versi sebelumnya yaitu 12.1. Ketika menggunakan Slackware 12.1 setting modem Sierra 881 sudah dapat saya lakukan dengan baik dan berjalan dengan baik pula, namun setelah saya migrasi ke Slackware 12.2, karena saya melakukan install ulang maka saya harus melakukan setting ulang modem saya, dan ternyata setting yang saya gunakan di Slackware 12.1 tidak dapat diterapkan di Slackware 12.2. Yang terjadi adalah, ip bisa didapatkan nanum tidak bisa akses Internet. Tidak tahu mengapa, akhirnya setelah beberapa lama googling sana-sini akhirnya saya menemukan artikel di web site sierra yang membahas settingan di Linux. Silahkan lihat di sini. Tutorial yang disajikan memang bukan untuk Sierra 881, namun ini dapat diterapkan di Sierra 881.
Sebetulnya yang terjadi adalah, saya kurang melakukan overwrite pada file /etc/resolv.conf nya. Dalam artikel tersebut disebutkan,
Some pppd version may not correctly set up the dynamic DNS configuration. It may be necessary to copy /etc/ppp/resolv.conf to /etc/resolv.conf.
Akhirnya saya lakukan copy file resolv.conf dari /etc/ppp untuk menimpa file resolv.conf di /etc, dan hasilnya modem Sierra 881 saya kembali dapat digunakan di Slackware 12.2…:)
Semoga membantu….
Canon PIXMA iP1600 di Slackware 12.1
November 3rd, 2008 § 2 Comments
Akhirnya Printer Canon PIXMA iP1600 yang saya punya bisa di gunakan di Slackware 12.1. Langkah-langkah konfigurasi printer terbilang mudah, berikut konfigurasi yang saya lakukan:
1. Download drivernya di http://software.canon-europe.com/software/0024301.asp?model=. Meskipun driver tersebut adalah untuk tipe iP2200, tetapi dapat digunakan untuk iP1600. Download file .tar.gz nya.
2. Ekstrak hasil download kemudian ubah menjadi file .tgz
# tar -zxvf iP2200_Linux_260.tar.gz
# rpm2tgz cnijfilter-*.rpm
3. Install package cnijfilter-*.tgz
# installpkg cnijfilter-*.tgz
4. Setelah instalasi tambahkan printer lewat cups melalui browser dengan alamat http://localhost:631/. Jika muncul pesan Unable to connect, berarti service cups belum dijalankan, jalankan perintah berikut untuk mengaktifkan service cups Anda:
# chmod a+x /etc/rc.d/rc.cups
# /etc/rc.d/rc.cups start
refresh browser Anda, jika berhasil maka akan muncul halaman utama cups.
5. Hidupkan printer lalu hubungkan dengan komputer Anda, kemudian tambahkan printer Anda. Langkah-langkahnya :
- Dari halaman utama click link Add Printer
- Masukkan deskripsi Printer Anda. Perhatikan bahwa field Name tidak boleh mengandung spasi “/” dan “#”

klik Continue untuk lanjut ke tahap berikutnya
- Pilih Printer iP1600, Klik Continue untuk lanjut ke tahap berikutnya

- Di listbox Model pilih Canon iP2200 Ver.2.60 (en), lalu klik Add Printer.

- Masukkan username = ‘root’ dan password nya.

- Selesai.
6. Printer siap digunakan.